• RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
Tampilkan postingan dengan label DFI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DFI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juli 2011

Perbedaan Menabung, Asuransi, dan Investasi

http://syafrilhernendi.com/wp-content/uploads/2010/10/gold-coins-images.jpegSebagian masyarakat mungkin masih ada yang beranggapan kalo menabung di bank itu sebagai salah satu bentuk investasi finansial, begitu juga dengan asuransi.
Jika ngebaca beberapa literatur, kita bakal mengetahui bahwa menabung dan berasuransi itu berbeda dengan berinvestasi. Dimana pengertian investasi yaitu sejumlah pengorbanan ekonomi yang kita lakukan sekarang untuk memperoleh imbal hasil di masa mendatang.
Saving, sesuai definisi harfiahnya sendiri (menyimpan), merupakan kegiatan menyimpan uang dari kelebihan pendapatan setelah dikurangi dengan pengeluaran. Bank, sesuai dengan fungsinya menurut peraturan, hanya berperan sebagai media penyimpanan uang tersebut.
Kalo sebelumnya nyimpen duit di bawah kasur, maka dengan adanya bank akan menghindarkan masyarakat dari risiko kecurian dan risiko duitnya dimakan rayap. Memang, dengan menabung di bank ada bunganya, namun jika dibandingin dengan tingkat inflasi en biaya administrasi bulanan, tingkat bunga tadi bisa nggak jadi apa-apa (malah kadang lebih kecil dari inflasi yang menyebabkan daya beli uang kita jadi lebih sedikit). Bunga itupun sebenernya hanya gimmick marketing dari bank untuk menarik calon nasabah.
Seandainya sewaktu-waktu kita ngambil duit yang disimpen di bank, maka jumlahnya sesuai dengan dengan berapa yang kita tabung sebelumnya, jadi nggak mengikuti definisi investasi sebelumnya kan? Oya, simpanan di sini maksudnya berbeda dengan ‘simpanan’ lho, hehe..
Asuransi bukan tergolong investasi karena fungsinya yaitu sebagai proteksi. Asuransi bisa didefinisiin sebagai pengorbanan yang kita lakukan sekarang untuk menghindari risiko tak terduga di masa mendatang.
Jadi jika investasi itu kita MENGHARAPKAN IMBAL HASIL YANG KITA INGINKAN DI MASA DEPAN, maka asuransi itu kita MENGHINDARKAN RISIKO YANG TIDAK KITA INGINKAN DI MASA DEPAN. Contohnya jika kita berinvestasi pada reksadana dengan potensi pertumbuhan Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebesar 60% selama tiga tahun, kita BENER-BENER BERHARAP ITU TERJADI kan? Tapi kalo kita asuransi kecelakaan untuk tiga tahun, kita SAMA SEKALI GA BERHARAP ITU BENER-BENER TERJADI KAN?
Nanti jika risiko yang kita proteksi itu akhirnya nggak kejadian di akhir masa asuransi, duit kita dibalikin, tapi sesuai dengan jumlah premi yang kita bayarin. Memang ada beberapa produk asuransi menggandeng produknya dengan beberapa unit link reksadana, tapi sekali lagi, itupun sebenernya lebih kepada strategi gimmick marketing asuransi untuk mendapatkan nasabah.
Dapat disimpulin dalam perencanaan keuangan, menabung menjalankan peran saving, asuransi dalam fungsi protection, dan investasi sebagai investing yang masing-masingnya memiliki peran dan tujuan berbeda dengan prioritas yang berbeda pula.
Asuransi patut didahuluin karena ada premi yang merupakan semacam kewajiban yang harus dikeluarkan tiap bulannya. Setelah pendapatan dikurangi seluruh pengeluaran bulanan dan penyisihan-penyisihan termasuk premi tadi, maka sisanya baik ditabung lebih dahulu untuk jaga-jaga keperluan mendadak lainnya. Kemudian baru kita bisa berinvestasi dengan bebas tanpa dihantui rasa takut karena segala kewajiban dan antisipasinya telah dipenuhi.

Jumat, 10 Juni 2011

TELEPHONE MURAH PAKE DBS-XL



Telf Keluar negeri Super Murah pakai XL-DBS.
- Sms ke malaysia : Rp.350/sms.
- Telp dengan menggunakan 01000 tarif : 900/menit.
Tambahkan 01000 + kode negara + nomor yang dituju.
Abudhabi, Dubai, Malaysia, Hongkong sudah bisa memakai kode 01000.
Jadi member DBS yang mempunyai keluarganya menjadi TKI ( Tenaga Kerja Indonesia ) suruh pake chip DBS-XL saja. Telf cuma 900/menit,
Dahsyat murah sekali telf keluar negeri dengan XL-DBS.
 Coba'in deh..gak rugi...

Minggu, 27 Februari 2011

Bapak Guruh Soekarno P

 
Bapak Guruh Soekarno P

Bapak Nu'manulhakim

 

Bp Andy Bawono

 
 Bp Andy Bawono, Gold Enterpreneur, Top Leader DBS Semarang.

Bp Busro

 
Bp Busro, Top Leader DBS Semarang.

Bp Suyanto

 
Bp Suyanto, Top Leader DBS Semarang.

Bp Ahmad Mustofa, SE

 
Bp Ahmad Mustofa, SE. Gold Enterpreneur dahsyat & terpanas!! Menjadi pelatih sukses Dahsyat & diakui oleh Mr. Tung Desem Waringin (PELATIH SUKSES NO.1 DI INDONESIA) bersama DBS. Telah mendapatkan banyak impiannya bersama DBS. Seorang manajer yang menjalankan bisnis DBS disela-sela waktu luangnya, dalam waktu 1 tahun sukses menjadi Gold, sudah memiliki Honda Oddyssey & rumah senilai 1 Milyar dari hasil DBS. GO FREEDOM!!! WOWW!!!!

Bp Randu Sekti Wibowo

 
Bp Randu Sekti Wibowo, *4 Platinum Enterpreneur. Seorang mahasiswa yang berjuang dengan Dahsyat di bisnis DBS. Saat ini telah membeli 3 rumah mewah & 3 mobil sport, salah satunya Mercy SLK 200 Convertible. GO FREEDOM!!!

Ibu Rini

 
 Ibu Rini, Gold Entrepreneur. Satu lagi perwakilan Kaum Hawa yang sukses di DBS. Seorang ibu muda yang berjuang di DBS & telah meraih kesuksesan dengan menduduki peringkat Gold & membeli sedan mewah BMW 318i Triptonik. GO FREEDOM!!!

 
Copyright 2010 Galeri DBS - All Rights Reserved.
Designed by Web2feel.com | Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com | Affordable HTML Templates from Herotemplates.com.